May 27

Yahh… dah 2 minggu di Surabaya, dah saatnya balik ke Malang…. ya itung2 liburan sekaligus njeguk Pacar yang lagi sakit gigi… Ok back to topic…

2 hari kemarin dah membuka mataku tentang kepercayaan yang di anut “manusia-manusia” tua dulu ternyata masih di pegang teguh oleh manusia jaman globalisasi… Kepercayaan Dinamisme dan Animisme yang disalah gunakan dan memper”budak” manusia yang katanya pintar…

“Kamu ngerti nggak klo warungku ini di santet orang biar daganganku ga’ ada yang beli, sekarang akhirnya jadi sepi… sepi banget.” *

“Jangan jualan di depan warungku, klo kamu jualan didepan warungku nanti ‘metengi’ warungku” *

* telah di terjemahkan ke dalam bahasa manusia pintar

Sebenarnya ga’ ada yang salah dengan keyakinan seseorang terhadap suatu agama mau kepercayaan dan sebagainya… tapi apakah suatu kepercayaan dapat digunakan sebagai alih-alih atau tameng untuk menutupi kekurangan dirinya sendiri hingga menyalahkan orang lain?

Klo ga’ laris mungkin aja gara-gara masakanya ga’ enak, gara-gara harga mahal…

Dan rejeki manusia sudah diatur oleh Tuhan YME tinggal kita aja yang berusaha untuk mendapatkannya… dan rejeki setiap orang ga’ akan tertukar dengan orang lain, betul???

sudah saatnya kepercayaan dinamisme dan animisme yang disalahartikan dan disalahgunakan itu diubah…. :kenyaang:

May 19

Selamat dech buat Indonesia yang (katanya) dah 100 tahun bangkit, jujur kata bangkit disini aq juga lom sepenuhnya mengerti artinya… Ada yang tau? Entah itu bangkit dari penjajahan, kebodohan, pembodohan, kemiskinan atau keadilan, toh pada nyata (dan yang saya ketahui) kita bangsa merdeka yang dijajah oleh anak bangsa… dibodohi dan membodohi anak bangsa dengan pendidikan yang mahal… kemiskinan hasil “pencurian” anak bangsa… keadilan yang sudah bisa diadili sebelum sampe di pengadilan.

Sekarang Indonesia  tidak butuh orang-orang munafik yang cuma bisa ‘ngatok1‘ untuk ‘ngetok2‘, ga’ butuh orang cuma bisa demo tapi klo ditanya solusi ngasih jawaban yang ngaco, ga’ butuh yang yang katanya mbelo wong cilik klo pas mau ada Pemilu, yang dibutuhkan hanya kesadaran bahwa kita juga bagian dari Indonesia kita harus saling peduli dengan orang-orang lain yang juga bagian dari Indonesia. Yang paling penting adalah….

“GIMANA INDONESIA BISA BANGKIT, HARI KECEPIT AJA MALAH DIBUAT CUTI BERSAMA”

May 16

Lagi butuh kasih sayang, butuh perhatian mode:on

kenapa bulan ini jadi kelabu yach padahal ga’ mendung… Gara2 Long Distance Releationship (jauh jarak hubungan) statistik hubungan jadi naik turun, kadang manggil sayang, kadang bilang “emang kamu sapa?”, biasanya manja-manja, sekarang dicuekin, minggu kemarin ngomong “Awas klo ampe cari pacar baru”, kemarin bilang “aku rela kamu cari yang lain”…. “aq dah bener-bener sayang ke kamu” tiba-tiba kok jadi “Maaf klo aq gagal jadi Pacar yang baik”. Setelah sekian lama pacaran baru nanya “Kenapa kamu sayang ke aku?”

Aku sayang kamu bukan karena alasan apapun… Tidak alasan untuk tidak sayang ke kamu, karena kamu memang pantas dicintai, entah karena sifatmu, sikapmu, senyummu, semua tentang kamu memang pantas untuk dicintai.

Maaf klo aq memang bukan seseorang yang sempurna menurut kamu,
Maaf karena si jarak hinggal aq ga’ bisa menemani kamu setiap kamu butuh,
Maaf karena selama ini pernah membuatmu marah karena sikap dan sifatku,
Maaf jika kamu merasa rasa sayangku ke kamu lebih kecil dari pada rasa sayangmu ke aku,Maaf jika aku tidak bisa tidak bisa memahami perkataanmu, keinginanmu dan permintaanmu,

Terima kasih telah menemaniku selama ini,
Terima kasih karena mencintai orang yang telah menyayangimu,
Terima kasih telah membuatku tersenyum saat melihatmu tersenyum,
Terima kasih telah mengijinkan aku tertawa bersamamu selama ini,
Terima kasih karena memberiku kesempatan menghapus airmatamu saat kamu menangis,
Terima kasih telah mengingatkan aku bahwa di dunia ini masih ada cinta dan kasih sayang,

Atas semua rasa yang pernah ada dan yang akan selalu ada, cinta

Sebuah pernyataan yang belum tersampaikan kepadanya

May 5
Pemimpin yang “Peduli”
icon1 Romadhony Pramono | icon2 Nyerocos, Sok Dewasa | icon4 05 5th, 2008| icon31 Comment »

Kejadian ini pas tanggal 3 Mei kemarin, mau pulang ke Malang… Dari Bungurasih naik Bus jam setengah 1 siang, Alhamdulillah ga’ keujanan soalnya naik bus langsung langsung ujan deres… Bus masuk jalan Tol dan saya masuk ke alam mimpi soalnya kebiasaan klo naik bus langsung terlelap soalnya dari pada bangun liat lumpur lapindo mending tidue siapa tahu bisa liat Dian Sastro ato Sandra Dewi (yang fotonya dah diedit:licik:), kira-kira di Porong macet 1 jam… setelah nyampe Apollo pikiran dah plong dah bisa lewat penghalang terakhir… sampe hal yang tidak diinginkan terjadi!!!
Bersambung kesini »

Apr 24
Cemburu
icon1 Romadhony Pramono | icon2 Blogging, Nyerocos | icon4 04 24th, 2008| icon3No Comments »

Pernah ga’ sich ngrasain rasa cemburu yang ga’ pada ‘tempat’nya?!?!?!!!!

Emang dia sapaku? Pacarku aja bukan! tapi klo liat dia bilang sayang ke orang lain rasanya hati ini teriris-iris (alah, becanda kok cuma nyesek aja…) :onion-09:

Aku juga ga sayang ma dia! tapi klo liat foto-foto & inget kata-katanya dulu… bikin rasa kehilangan dan penyesalan bertambah BUESAR. :onion-92:

Sebenernya aku sendiri yang salah… klo aq dulu ga’ ingkar janji mungkin yang aq panggil sayang pertama kali adalah dia…

Mantan Calon Pacar, cuma masa lalu… yang penting aku juga dah punya Bidadariku sendiri! tapi…

Apr 9
Tante Roy vs Blogger
icon1 Romadhony Pramono | icon2 Hiburan, Nyerocos, Sok Dewasa | icon4 04 9th, 2008| icon32 Comments »

Akhir-akhir ini di dunia maya rame banget gara Tante Roy nGuk2 mulai besar kepala…

Komunitas blogger diduga kuat sebagai pelaku pembobol dua situs milik Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) dan Partai Golkar belum lama ini.

Demikian penjelasan pakar telematika Roy Suryo saat dihubungi Indocommit.com pada pekan lalu. ‘Mana ada maling teriak maling?” sergahnya. Menurutnya, blogger di Indonesia beda dengan blogger di luar negeri.
Dia mengemukakan, blogger di tanah air dikotori sejumlah oknum blogger yang terkesan merusak citra blogger dalam negeri. “Contoh blogger yang bagus banyak, antara lain blogger yang sebelumnya menjadi wartawan,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, ada juga blogger yang negatif, seperti Enda Nasution. Roy menuding kemungkinan besar Enda Cs berada dibalik ‘serangan’ terhadap situs Depkominfo dan Partai Golkar.

Tapi, pakar telematika itu menolak memastikan waktu pengungkapan pelaku pembobol dua situs tersebut. “Pelakunya akan terbukti. Biar waktu yang akan membuktikan,” ujarnya diplomatis.

mengatakan, siapa pun pelaku serangan terhadap dua situs akan terjerat hukum. “Karena mereka telah merusak situs pemerintah. Siapa pun pelakunya, telah melakukan tindakan bodoh menyikapi disahkannya undang-undang informasi dan transaksi elektronik (ITE),” ucapnya.

sumber : http://indocommit.com/indexpage.html?menu=29&idnews=7448&kid=0

Bersambung kesini »

Apr 2
Sendiri dan Kesepian
icon1 Romadhony Pramono | icon2 Basa-Basi, Nyerocos | icon4 04 2nd, 2008| icon3No Comments »

Ga’ tau kenapa kok tiba-tiba aja hidup ini terasa sepi alaH!!!! :gkdnger: bener2 aneh padahal di Surabaya dah ada yang “nemenin”,  Apa karena stress hahahaaaaaa. Hari ini dah bayaran jadi sabtu depan siap untuk jalan2 ama ambil “jatah” 2 mingguan :onion-37: . Kemarin aq abiz sakit seminggu makanya kemarin ga’ online agak lama gara-gara ngendon dirumah, ijin sakit ke kantor. Pokoknya 3 hari ini sepi banget menurut aq, kerja jadi ga’ semangat, tidur malah semangat

Mar 6
Ayat-Ayat Cinta, Film ato Sinetron?
icon1 Romadhony Pramono | icon2 Hiburan, Nyerocos | icon4 03 6th, 2008| icon32 Comments »

Ayat-Ayat CintaAyat-Ayat Cinta

Untung lom ngajak Yayang buat nonton di bioskop, udah ditunggu-tunggu sejak tahun kemarin. Yang didapat duma penyesalan. Kenapa film yang di gadang-gadang sebagai film dengan cerita cinta yang menyentuh malah kayak sinetron cinta biasa??? Waktu review di ShowBiz News emang sich dikatakan ma Pak Hanung klo Film ini berbeda ma Novelnya tapi kok ya sedrastis ini :onion-07:

Banyak cerita di novel yang harusnya jadi jalan ceritanya malah ga’ di ikutkan di cerita filmnya…:onion-06: plus banyak buanget kejanggalan yang bikin film ini kayak cerita sinetron yang ga’ punya greget buat dijadiin film disinetron yang di Indosiar.

  • Pertama, karakter Fachri yang di film kok cupu banget ga’ kayak Fachri yang di Novel, udah gitu ga’ teges pula kayak orang yang ga’ tau apa2, Apalagi waktu dia nanya ke emennya masalah Poligami itu, Menggelikan!!!
  • Kedua, cerita ga’ islam banget suasananya kayak Indonesia yang Mesirkan eh Mesir yang di Indonesiakan.
  • Ketiga, Kenapa aq ngototbanget buat ngajak Yayang buat nnton film ini karena aq pengen dia bisa ini karakter Aisha yang pengertian, tapi disini Aisha kok Judes banget banget, pencemburu lagi….??? Untung banget ga’ jadi ngajak…
  • Maria yang harusnya koma dan akhirnya meninggal setelah sidang selesai… kok disini malah sempet Poligami ma Fachri???
  • Keluarganya Maria kemana?
  • Adegan Fachri sakit itu dibuang dimana?

Semua kekurangan dan Kejanggalan cerita bener-bener ngebuat Film ini hampa dari yang dipengenin ma pembaca novel ayat-ayat cinta yang pengen liat Visualisasi dai cerita novel bukannya liat Sinetron. :onion-39: